Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Contoh Menghitung Menyusun Jaringan PDM

Contoh Menghitung dan Menyusun Jaringan PDM





Materi ini merupakan Lanjutan dari Materi sebelumnya yaitu tentang Analisis Penjadwalan Proyek dengan Metode Diagram Preseden ( PDM ). Kalau pada materi sebelumnya kita membahas tentang Fungsi dan perbedaan antara Metode PDM dengan Metode CPM serta Metode PERT, maka kali ini lebih mengarah ke Cara Menghitung dan Menyusun Jaringan PDM.


Ilustrasi

Analisis Metode Diagram Preseden ( PDM )

Analisis Penjadwalan Metode Diagram Preseden ( PDM )





Ada beberapa Metode Analisis Penjadwalan Proyek dalam bentuk Jaringan Kerja yang sudah bahas sebelumnya, yang pertama Yaitu Menyusun Jadwal Proyek dengan Metode Jalur Kritis ( CPM ) dan Teknik Evaluasi dan Review Proyek ( PERT ). Pembahasan tentang kedua Metode ini sudah kita bahas secara jelas dalam beberapa materi diantaranya yaitu

Jalur Kritis pada Metode CPM dan PERT

Perbandingan Jalur Kritis pada Metode CPM dan PERT




Terima kasih teman-teman atas kesetiaannya berkunjung ke Blog Kampus Teknik Sipil ini. semoga kita selalu tercerahkan dengan Ilmu Teknik Sipil yang kita pelajari.



Pembahasan kali ini masih berhubungan dengan Metode Jaringan Kerja yang kita gunakan sebagai pengendalian Jadwal suatu Proyek. yang sebelumnya kita telah membahas tentang

Identifikasi Jalur Kritis dan Slack PERT

Identifikasi Jalur Kritis dan Slack PERT








Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas tentang salah satu Metode yang bisa kita gunakan untuk Membuat Jadwal proyek dan Teknik Evaluasi Review Proyek atau biasanya dikenal dengan PERT. sementara yang mau dibahas saat ini yaitu kelanjutan dari Teknik PERT yakni Identifikasi Jalur Kritis dan Slack Metode PERT.


Dengan menggunakan konsep te

Teknik Evaluasi dan Review Proyek ( PERT )

Teknik Evaluasi dan Review Proyek ( PERT )


Manajemen Proyek : PERT




Pada pertemuan sebelumnya kita telah membahas tentang Membuat Jadwal Proyek Menggunakan Metode CPM Mulai dari Menyusun urutan Kegiatan Network Planing, Cara Menggambar Network Planing, Cara Menghitung Jalur Kritis dan Float, sampai dengan Analisis tingkat kekritisan suatu Jalur CPM. Dan kita ketahui bersama bahwa Selain

Analisis Tingkat Kritis Suatu Jalur CPM

Analisis Tingkat Kritis Suatu Jalur CPM


Analisa Manajemen Proyek : Metode CPM






Setelah Menyusun Kurun Waktu Kegiatan Proyek, Menyusun Jadwal Dengan Metode CPM, dan Mengetahui Cara Menghitung Jalur Kritis dan Float. Maka saat ini kita akan membahas tentang Cara Menganalisis Tingkat Kekritisan Suatu Jalur Kegiatan suatu Proyek. Sehingga Jaringan Kerja yang kita buat bisa tepat dan sesuai

Cara Menghitung Jalur Kritis dan Float

Cara Menghitung Jalur Kritis dan Float CPM







Terima Kasih Para Civil Enginers semuanya yang selalu Setia mau belajar bersama dalam Blog Kampus-Sipil ini. Materi kita pada kesempatan ini yaitu masih pada pembahasan Menyusun Jadwal Proyek dengan menggunakan Jaringan Kerja. Untuk itu sebaiknya anda membaca terlebih dahulu materi sebelumnya yaitu Menyusun Jadwal Proyek dengan Metode Jalur

Menyusun Jadwal Metode Jalur Kritis ( CPM )

Menyusun Jadwal dengan Metode Jalur Kritis ( CPM )


Menyusun Jadwal Proyek dengan Metode Jalur Kritis




Pada pembahasan sebelunya telah dibahas bagaimana Cara Membuat Jaringan Kerja , Identifikasi Lingkup Menjadi Komponen Proyek, Cara menggambar Network Planing Proyek, Menyusun Urutan kegiatan Network Proyek, sampai pada Menyusun Kurun Waktu Kegiatan Proyek. dan Saat ini yang dibahas yang

Menyusun Kurun Waktu Kegiatan Proyek

Cara Menyusun Kurun Waktu Kegiatan Proyek


Ilustrasi Menyusun Waktu Proyek


Setelah Menyusun Urutan Kegiatan Jaringan Kerja Proyek kita juga Perlu tahu bagamana Menyusun Kurun Waktu Kegiatan Proyek. Maka pada kesempatan ini kita akan membahasnya, mulai dari Rapat Perencanaan, Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dan lain sebagainya yang berhubungan dengan Kurun waktu yang perlu diperkirakan.

Menyusun Urutan Kegiatan Network Proyek

Cara Menyusun Urutan Kegiatan Network Proyek





Masih pada pembahasan Perencanaan Penjadwalan atau Manajemen Waktu proyek. Jika sebelumnya telah kita bahas tentang Cara Menggambar Network Planing Proyek maka pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Cara Menyusun Urutan Kegiatan Network Proyek atau Jaringan Kerja Proyek yang merupakan bagian penting dari perencanaan Penjadwalan.


Cara Menggambar Network Planing Proyek

Cara Menggambar Network Planing Proyek



Terima Kasih atas kesetiaan teman-teman Civil Enginers untuk selalu membaca materi-materi di Blog Kampus Teknik Sipil ini. semoga Ilmu Teknik Sipil kita semua bisa bertambah. Oke, pembahasan kita kali ini masih seputar Perencanaan Waktu Proyek.



Setelah kita Lakukan Identifikasi Lingkup dan Menjadikan Komponen Proyek seperti pembahasan kita

Identifikasi Lingkup Menjadi Komponen Proyek

Identifikasi Lingkup Menjadi Komponen Proyek



Setelah anda mempelajari Cara membuat Jaringan Kerja Manajemen Proyek, maka hal yang paling penting untuk diperhatikan yaitu Identifikasi Lingkup Proyek menjadi Komponen-koponen yang nantinya akan di masukan dalam jaringan Kerja atau Network Planing. Untuk menyusun komponen-komponen secara tepat maka Materi ini di anggap penting untuk Bahas.



Cara Membuat Jaringan Kerja Manajemen Proyek

Cara Membuat Jaringan Kerja Manajemen Proyek



Salam Civil Enginers semuanya, Pembahasan kita sebelumnya yaitu mengenai Perencanaan Waktu dengan Bar Chart. Sementara materi ini merupakan kelanjutan dari materi tersebut. Kita ketahui bersama bahwa dalam Manajemen Proyek yang menjadi indikator penting kesuksesan sebuah proyek jika Aspek Waktu, Biaya, dan Mutu bisa seimbang atau efiesien.





Perencanaan Waktu dengan Bar Chart

Perencanaan Waktu Proyek Dengan Bar Chart


Perencanaan Waktu dengan Bar Chart

Pada Pembahasan sebelumnya tentang Teknik dan Metode Perencanaan Proyek telah dijelaskan baha salah satu cara yang digunakan untuk merencanakan Waktu atau Jadwal Proyek yaitu menggunakan Bar Chart atau Bagan Balok. tentu saja penyusunan Bar Chart harus disesuaikan dengan Unsur dan Objek Pengendaian Proyek. apa saja

Unsur dan Objek Pengendalian Proyek

Unsur dan Objek Pengendalian Proyek


Pada Pembahasan ini kita akan membahas tentang Unsur-unsur dan Objek Pengendalian Proyek. Materi ini berhubungan dengan pembahasan kita sebelumnya yaitu Fungsi dan Proses dan Pengendalian Proyek. Materi ini lebih mengarah pada hal-hal yang menjadi unsur penting dalam Proses Pengendalian Proyek.


Setelah mengetahui Fungsi dan Proses Pengendalian Proyek,

Fungsi dan Proses Pengendalian Proyek

Fungsi dan Proses Pengendalian Proyek





Bebicara tentang Teknik dan Metodologi Perencanaan Proyek maka kita juga perlu tahu Fungsi dan Proses Pengendalian Proyek. sehingga apa yang kita rencanakan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan memperhatikan aspek manfaat, kemudian mempertimbangkan Pengendalian proyek yang akan dilakukan dilapangan.


Telah disebutkan sebelumnya bahwa fungsi

Teknik dan Metode Perencanaan Proyek

Teknik dan Metode Perencanaan Proyek




Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Teknik dan Metode Perencanaan Proyek. Materi sebelumnya yang berhubungan dengan pembahasan ini yaitu Teknik Perencanaan Operasional proyek.


Dalam usaha meningkatkan Kualitas Perencanaan Proyek telah diperkenalkan berbagai teknik dan metode perencanaan terutama dalam menyusun jadwal, antara lain Bagan

Teknik Perencanaan Operasioanal Proyek

Teknik Perencanaan Operasioanal Proyek




Terima kasih Para Civil Enginers semuanya yang masih setia membaca Materi-materi di Blog Kampus sipil ini. semoga kita semua bisa lebih memahami Ilmu Teknik Sipil agar bisa memberikan solusi bagi masyarakat dan Bangsa. Materi kali ini masih seputar Perencanaan. Sebelumnya Kita telah membahas tentang Perencanaan Strategis dalam Proyek Konstruksi, Maka

Perencanaan Strategis dalam Proyek Konstruksi

Perencanaan Strategis dalam Proyek Konstruksi



Pembahasan Kita sebelumnya yaitu tentang Fungsi dan Tujuan Perencanaan Proyek dimana membahas tentang Apa yang menjadi Tujuan pelaksanaan Proyek, Proses perencanaan yang harus dilakukan, dan berbagai macam pengkajian serta pemilihan alterlatif dalam proyek. Sementara pembahasan kali ini yaitu membahas tentang Perencanaan Strategi dalam Proyek

Fungsi dan Tujuan Perencanaan Proyek

Fungsi dan Tujuan Perencanaan Proyek



Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas tentang Sistematika dan Format Study Kelayakan Proyek dan setelah study kelayakan proyek dilakukan maka langkah selanjutnya adalah membuat perencanaan. untuk itulah saat ini kita akan membahas tentang Fungsi dan Tujuan Perencanaan Proyek.



Fungsi Perencanaan Proyek

Salah satu lingkup perencanaan adalah

Sistematika dan Format Study Kelayakan Proyek

Sistematika dan Format Study Kelayakan Proyek





Pembahasan materi ini tidak terlepas dari Materi sebelumnya yatu tentang Study Kelayakan Investasi proyek. sementara yang kita bahas saat ini menyangkut dengan Sistematika Study kelayakan yang akan kita lakukan sebelum membuat Proyek.

Pengkajian dan pengembangan dilakukan selangkah demi selangkah: pertama dianalisis manfaat yang akan

Buat Perusahan Kontraktor atau Konsultan ?

Membuat Perusahan Kontraktor atau Konsultan ?




Buat Perusahan Kontraktor atau Konsultan ?- Pada saat kita mau membuat suatu Perusahan maka Bidang pekerjaannya harus spesifik. Karena spesifikasi yang berbeda tersebutlah maka terkadang kita bingung dalam memilih Jenis Perusahan yang mana yang akan kita buat. Misalnya saja Perusahan yang bergerak dibidang Jasa Kontruksi, kita harus memilih

Tips Memilih Kontraktor Interior Rumah

Tips Memilih Kontraktor Interior Rumah



Tips Cara Memilih Kontraktor Interior- Bagi anda yang sudah membangun Rumah Idaman anda, tentu menginginkan setiap ruangan yang ada didalamnya terlihat indah dan nyaman ketika berada didalamnya. untuk itu butuh orang yang ahli atau tahu mendesain Interior ruangan dalam rumah sehingga sesuai dengan keinginan, karakter, serta kebutuhan anda terhadap

Trovants, Fenomena Geologi Rumania Batu Bernyawa

Gambar
Rumania di wilayah Valcea dan Costesti atau si Sebelah selatan dan Tengah Rumania terdapat batu yang mampu tumbuh membesar dan mampu bergerak seolah-olah mereka hidup, meskipun sebenarnya tidak. Batu-batu ini disebut trovants, atau dikenal dengan Living Stones dan bisa juga di sebut Growing Stones, Kata trovant sendiri merupakan sinonim untuk istilah Sandsteinkonkretionen dalam bahasa Jerman, yang berarti batua pasir yang mengeras. Batu-batu ini muncul di bumi setelah terjadi aktivitas seismik yang kuat.



Dari luar mereka terlihat tidak berbeda daripada batu biasa lainnya bentuk streamline atau bulat tanpa sudut tajam. Trovant berukuran enam sampai delapan milimeter bisa tumbuh sampai enam sampai sepuluh meter. Ada banyak teori ilmiah yang menjelaskan asal dan perilaku aneh dari trovant seperti halnya Mereka percaya bahwa batu-batu itu mengandung kandungan mineral yang tinggi. Jadi, ketika permukaannya basah, mineral itu mulai menyebar, dan menekan pasir hingga tampak membesar dan jika …

Studi Kelayakan Investasi Proyek

Studi Kelayakan Investasi proyek





Pada pembahasan sebelumnya telah dibahas tentang Integrasi Proyek dan Siklus Proyek secara mendetail. Mulai dari Sistem Manajemen Integrasi Proyek, Perilaku dan Dinamika Proyek Konstruksi Kompleksitas dan Macam-macam Proyek Dinamika dalam Siklus Proyek dan Tahapan Siklus Proyek Menurut PMI

Sementara pada kesempatan ini kita akan masuk pada tahapan

Manfaat Konsep Sistem Manajemen Proyek

Manfaat Konsep Sistem dalam Manajemen Proyek





Berjumpa lagi Teman-teman Sipil Engineers semuanya dalam Kampus-Sipil.Com ini, pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Manfaat Konsep Sistem Manajemen Proyek. Materi ini memiliki Hubungan dengan Materi yang Telah dibahas sebelumnya tentang Siklus Sistem Proses Engineering Proyek


Pokok-pokok metodologi sistem-seperti pemakaian analisis