8 Bagian dari Konstruksi Bangunan yang Harus Ada pada Hunian


8 Bagian dari Konstruksi Bangunan yang Harus Ada pada Hunian

Bisa dibilang konstruksi bangunan adalah tubuh sebuah bangunan. Bagian-bagian dari konstruksi bangunan adalah penyusun yang memiliki sifat, material, dan tujuan tersendiri dalam sebuah bangunan.

google.com

Konstruksi bangunan dibedakan menjadi dua kelompok. Bangunan bagian atas yang berfungsi mendukung konstruksi bangunan, misalnya dinding, ventilasi rumah, dan atap. Sedangkan bagian bawah bangunan bertugas menopang konstruksi bangunan, contohnya pondasi rumah.

Buat kamu yang berniat membangun rumah atau sekadar menambah pengetahuan mengenai konstruksi bangunan, yuk ketahui terlebih dahulu, bagian konstruksi bangunan apa saja sih yang harus ada pada hunian!

1. Bagian Konstruksi Bagunan yang Pertama: Pondasi

google.com

Pondasi adalah bagian konstruksi bangunan paling dasar, fungsinya menopang keseluruhan bangunan. Memiliki pondasi yang kokoh merupakan hal yang paling penting.

Pondasi sendiri harus memenuhi tiga syarat yaitu ditempatkan pada lahan yang tepat, memiliki risiko longsor yang kecil, dan tidak rentan terhadap penurunan. Bahan penyusun pondasi biasanya tersusun dari batu-batu bata, batu kali, atau beton.

2. Balok Beton

pinterest.com

Jika pondasi berfungsi meneruskan beban bangunan ke tanah, maka balok beton bertugas meneruskan beban ke pondasi di bawahnya. Selain itu, konstruksi bangunan ini juga memudahkan dalam membangun dinding.

Kemampuan tanah yang berbeda dalam menopang bangunan bisa membuat sebagian bangunan mengalami penurunan. Itulah mengapa konstruksi bangunan berupa campuran baja dan beton ini amat diperlukan, gunanya menahan agar bangunan tetap sejajar.

3. Konstruksi Bangunan Pada Dinding Juga Penting

google.com

Dinding adalah salah satu konstruksi bangunan bagian atas, dibangun di atas balok beton. Dinding berfungsi memisahkan bagian dalam dan luar hunian, serta sebagai partisi ruangan.

Jika dinding berada di tengah bangunan maka dinding juga berguna untuk menahan beban konstruksi bangunan di atasnya. Berdasarkan bahan bakunya, dinding digolongkan ke dalam tiga jenis.

Dinding tradisional berbahan dasar kayu atau bambu, serta dinding permanen yang berbahan beton. Sedangkan dinding yang merupakan campuran keduanya disebut dinding semi-permanen.

4. Ventilasi Rumah Tidak Boleh Dilupakan Pada Konstruksi Bangunan

architizer.com

Apa itu ventilasi? Ventilasi adalah konstruksi bangunan yang berperan dalam pertukaran udara dari luar ke dalam hunian. Ventilasi tidak melulu soal jendela, pintu dan lubang dinding pun termasuk ventilasi.

Letak dan ukuran konstruksi bangunan satu ini berpengaruh besar pada kenyamanan, kesehatan, dan keamanan hunian. Tempatkan ventilasi di depan atau samping rumah kamu, lubang-lubang kecil dekat plafon juga bisa membuat suhu hunian lebih sejuk.

5. Balok Latei

google.com

Konstruksi bangunan satu ini berada di bagian atau pintu ataupun jendela, berfungsi untuk menahan beban bangunan bagian atas. Balok latei mengurangi beban kusen jendela dalam menyangga agar kusen tidak berisiko melengkung atau patah meski diguncang gempa.

6. Balok Ring

google.com

Konstruksi bangunan berbahan baku beton ini terletak tepat di atas tembok. Fungsi utamanya adalah menstabilkan posisi dinding di bawahnya, serta mengokohkan bagian atas kolom. Akhirnya, beban konstruksi bagian atas bisa diteruskan ke kolom hingga pondasi.

7. Kuda-Kuda

blogspot.com

Sederhananya, kuda-kuda adalah konstruksi bangunan yang berguna untuk mengokohkan bagian-bagian atap berupa usuk, reng, dan genting. Kuda-kuda umumnya terbuat dari kayu atau baja ringan.

8. Atap

google.com

Atap adalah konstruksi bangunan paling atas dengan fungsi utama sebagai pelindung hunian dari cuaca dan gangguan dari luar. Atap menjamin keamanan dan keleluasaan penghuni rumah. Atap juga turut memperindah suatu bangunan.






Sumber : dekoruma.com

Komentar