Cara Menghitung Berat Jenis Besi (Beton, Siku, Hollow)

Cara Menghitung Berat Jenis Besi (Beton, Siku, Hollow)

Selain jenis plat besi, beberapa material besi untuk keperluan infranstruktur sendiri ialah jenis besi beton, siku dan hollow. Mengingat mempunyai penggunaan yang tidak sama, tentunya untuk bobot beberapa jenis besi dalam ukuran yang sama sendiri sudah pasti berbeda. Begitupun untuk soal menghitung berat jenis besi beton yang mana untuk setiap tipe besi yang ada di pasaran mempunyai perhitungan dalam rumus yang berbeda-beda.

Diantara banyak jenis besi bangunan, mungkin jenis besi yang paling laris di pasaran sendiri ialah jenis besi beton SNI. besi beton SNI sendiri terdapat dalam 2 tipe yakni model besi polos dan ulir. Keduanya sama-sama biasanya sering digunakan untuk keperluan pembuatan dek beton ataupun pondasi. Keduanya merupakan material utama untuk kebutuhan pembuatan rangka beton atau besi kolom. Selain SNI di pasaran sendiri juga ada beberapa merk besi beton terkenal lain seperti KS Cilegon, Hanil dan Perwira.cara menghitung berat jenis besi

Sementara itu untuk jenis besi siku dan hollow sendiri merupakan jenis besi yang biasa dipergunakan untuk beberapa sambungan profil pada bangunan. Beberapa diantaranya sering digunakan untuk kebutuhan pembuatan rangka atap kanopi, rangka pintu dan jendela. Berbeda dengan besi beton, besi hollow sendiri merupakan material yang anti karat dan bisa dibilang mempunyai kisaran harga yang lebih mahal daripada besi beton. Berikut cara menghitung berat jenis besi beton, siku dan hollow yang bisa langsung dikoreksi.

Menghitung Berat Jenis Besi Beton

Rumus Diketahui :
Berat per m’ (kg/m’) = 0,006165 x D^2 (kuadrat)
Berat per batang (kg) = 0,006165 x D^2 (kuadrat) x 12 m’

Asal rumus : menggunakan metode pendekatan berdasarkan rumus volume tabung.
Volume tabung = 0,25 x 3,14 x D^2 x P x BJ

Keterangan rumus berat besi beton :
D = diameter besi beton
P = panjang besi beton
BJ = berat jenis besi beton (7.850,- kg/m3)

Rumus bisa diperpendek menjadi :
Volume = 0.25 x 3.14 x 7850
= 6.162,25 kg/m3
= 0,006162 kg/mm3 Contoh :
Menghitung berat besi diameter 10 mm per m’ :
Berat per m’ = 0,006165 x 10 x 10
= 0,62 kg/m’
Berat per batang = 0,62 x 12
= 7,40 kg.

Rumus Cara Menghitung Berat Besi

  • Rumus besi beton, Berat per batang (kg) = 0,006165 x D^2 (kuadrat) x 12 m’.
  • cara menghitung berat besi strip : Tebal x Lebar x 7850 (kg/m3) x 6 (m) = Berat (kg).
  • cara menghitung besi siku : Lebar x Tebal x 6 (m) x 0,001512 = Berat (kg).
  • cara menghitung berat besi siku ( P x L x T x BJ ) / 1.000.000 = Kg.

Baca Juga : Harga Besi Beton Terbaru

Ketika akan membeli beberapa jumlah besi beton ataupun jenis besi lain, tentunya tidak semua orang mengetahui bobot per batangnya. Tentunya setiap toko bangunan juga belum tentu menyediakan beberapa tabel mengenai berat besi beton dalam berbagai ukuran yang dijualnya. Mungkin cukup sekian informasi sederhana mengenai perhitungan berat jenis besi beton tanpa alat maupun tabel, semoga bisa sedikit bermafaat.

Komentar

  1. Terimakasih artikelnya, sangat bermanfaat dan membantu sekali. Kunjungi juga website kami di http://kontraktorjogja.co.id/. Sukses selalu

    BalasHapus

Posting Komentar

Untuk Info Mohon Hubungi Whatsapp Kami di 082112672826