PENGERTIAN ARSITEK

PENGERTIAN ARSITEK

PENGERTIAN ARSITEK

Gambar arsitek : kompasiana


PENGERTIAN ARSITEK

Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaanmerancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.

Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

"Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton(pembangun, tukang kayu).

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

Praktik arsitekSunting

Di dunia keprofesian arsitektur, pengetahuan teknis, manajemen, dan ilmu bisnis adalah aspek yang sangat penting disamping pengetahuan terhadap ilmu merancang itu sendiri. Seorang arsitek disewa oleh klien untuk melakukan studi kelayakan, audit bangunan, mendesain bangunan. Arsitek dapat berperan di dalam mendukung Perencanaan Kota (Urban Planning), dapat berperan di dalam mendukung Perancangan Kota (Urban Design), dapat berperan di dalam Perencanaan dan Perancangan Lingkungan/Kawasan, dapat berperan di dalam Perencanaan dan Perancangan Bangunan, Perancangan Interior (Ruang Dalam) Bangunan, Perancangan Taman, Perancangan Meubel, dapat berperan di dalam Perusahaan Perabot (Meubel), dapat berperan sebagai Surveyor dan/atau Quantity Surveyoruntuk memprakirakan anggaran dan biaya pembangunan, dapat berperan sebagai Tenaga Pendidik, dapat berperan sebagai Peneliti, arsitek dapat berperan di dalam Industri Bahan Bangunan, dan dapat berperan di dalam bidang jasa konstruksi lain.

Sesuai dengan fungsinya sebagai pengontrol dan/atau pengawas, maka arsitek adalah Tidak Dibenarkan untuk berperan sebagai Pelaksana Pembangunan (kontraktor), atau secara gamblang dapat disampaikan bahwa Arsitek tidak boleh berpraktik sebagai Kontraktor.


10 Hal yang Patut Kita Ketahui tentang Cara Kerja Arsitek


10 Hal yang Patut Kita Ketahui tentang Cara Kerja Arsitek | Foto artikel Arsitag

Dua arsitek, Nils Finne dari Finne Architects dan Matthew Coates dari Coates Design, menggali lebih dalam tentang apa yang arsitek lakukan dan menjawabkannya untuk Anda. Berikut ini adalah inspirasi dan hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum Anda menyewa jasa arsitek untuk proyek Anda.

Apa yang arsitek lakukan?

Arsitek merencanakan dan merancang bangunan serta mengoordinasikan konstruksi. Sebagian besar wilayah di Indonesia memerlukan arsitek berlisensi yang memiliki pendidikan dan pengalaman khusus serta lulus ujian Standar Kompetensi Arsitektur (SKA) yang ketat. SKA wajib dimiliki oleh seorang arsitek profesional, yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Pemerintah Daerah dan Badan Registrasi Nasional. Pada SKA biasanya telah tertera nomor anggota IAI dan Surat Izin Bekerja Perencana (SIBP) atau yang sekarang disebut Ijin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

1. Keterlibatan Anda sebagai peserta aktif dalam proses desain.

Meskipun benar bahwa pekerjaan desainmemang merupakan tanggung jawab arsitek, namun Anda juga wajib bersikap terbuka tentang anggaran dan harapan Anda dan memberikan umpan balik secara jujur. Dalam salah satu materi seminarnya pada sebuah program “Cara Memilih dan Bekerja dengan Arsitek,” Finne menyebutkan bahwa klien yang ideal adalah “jujur, terbuka, fleksibel, realistis, dan tegas.” Bersikap terbuka pada ide-ide arsitek Anda dan membuat keputusan secara tepat waktu akan membantu proyek Anda berjalan lebih lancar.

Perforated House karya Studio Asri (Sumber: arsitag.com)

Perforated House karya Studio Asri (Sumber: arsitag.com)

2. Kami bisa mengawasi proyek Anda dari awal sampai akhir.

Jika Anda hendak mengerjakan proyek besar, entah itu renovasi rumah besar-besaran atau membangun rumah impian Anda dari awal, yang pertama kali harus Anda hubungi tentunya adalah jasa arsitek. Tenaga ahli ini memiliki keterampilan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk menjamin proyek Anda berjalan lancar, dan mereka dapat mengoordinasikan pekerjaan seluruh tim desain dan konstruksi Anda.

Arsitek berperan penting dalam seluruh aspek proyek, mulai dari pemilihan lokasi dan studi kelayakan melalui pengawasan konstruksi dan prosedur penyelesaian proyek. Pemilik rumah dapat bernegosiasi mengenai tingkat dan cakupan jasa yang mereka cari untuk proyek khusus mereka. Arsitek setidaknya memikul tanggung jawab dalam desain, dokumentasi, dan perizinan.

Revahouse karya Revano Satria (Sumber: arsitag.com)

Revahouse karya Revano Satria(Sumber: arsitag.com)

3. Pekerjaan kami membawa kami ke berbagai tempat.

Sebaiknya jangan membatasi pencarian tenaga profesional ini hanya di daerah Anda. Perluas cakupan Anda melampaui batasan itu. Banyak jasa arsitek dan interior designer memajang karya mereka lewat majalah, koran, internet, dan lain sebagainya. Jangan ragu untuk menghubungi mereka dan menanyakan apakah mereka bersedia mengambil pekerjaan di daerah Anda.

Kembang Murni House karya Raw Architecture (Sumber: arsitag.com)

Kembang Murni House karya Raw Architecture(Sumber: arsitag.com)

4. Kami melakukan berbagai aktivitas yang berbeda.

Sebagian besar arsitek menghabiskan banyak waktu di meja mereka. Namun mereka juga sering pergi ke lapangan untuk mengawasi proyek yang sedang berjalan atau mencari peluang proyek bagus. Kadangkala mereka mengadakan pertemuan dengan klien, kontraktor atau konsultan teknik. Tidak pernah ada rutinitas yang sama setiap hari.

Living room interior design karya Jyan Interior (Sumber: jyaninterior.com)

Living room interior design karya Jyan Interior (Sumber: jyaninterior.com)

5. Berusaha memahami sensibilitas desain kami? Bertanyalahtentang siapa panutan kami.

Tanyakan kepada setiap arsitek yang Anda pertimbangkan untuk mengerjakan proyek Anda tentang siapakah panutan desain mereka, atau yang mengilhami karya mereka. Tanggapan mereka akan mengungkapkan banyak hal tentang corak dan nuansa dalam karya mereka sendiri.

Cijantung House karya Monokroma Architect (Sumber: arsitag.com)

Cijantung House karya Monokroma Architect (Sumber: arsitag.com)

6. Kami terinspirasi oleh alam.

Arsitek mendesain bangunan yang menjembatani dunia interior antara rumah dan dunia luar pribadi dan aman. Jadi cukup beralasan bahwa tidak peduli gaya yang arsitek gunakan untuk bekerja, alam hampir selalu menjadi inspirasi.

7. Kami mungkin dapat menawarkan jasadesain bahkan pada pekerjaan yang lebih kecil

Pemilik rumah lebih cenderung menyewa kontraktor daripada arsitek untuk pekerjaan yang lebih kecil, tetapi adakalanya mereka harus mempertimbangkan kembali.

Stoy House karya Yanuar PF (Sumber: arsitag.com)

Stoy House karya Yanuar PF (Sumber: arsitag.com)

Secara umum, arsitek atau insinyur struktur diperlukan untuk pekerjaan apa pun, terlepas dari berapa pun besarnya, yang memengaruhi struktur bangunan atau hal-hal terkait perizinan lainnya, seperti tangga, pagar, jendela, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu menyadari bahwa kebanyakan kontraktor harus benar-benar tidak memiliki pelatihan dalam desain. Dengan demikian, tidak peduli seberapa besar atau kecil pekerjaan itu, penting sekali untuk mempertimbangkan seseorang yang berpengalaman mengawasi pekerjaan itu dan memastikan bahwa rumah yang sedang dibangun itu dengan tepat dan sesuai dengan tujuan desain. Akan lebih baik bila pemilik rumah juga menyewa desainer interior atau arsitek untuk pekerjaan apa pun, tanpa memperhitungkan skala pekerjaan itu.

8. Kami melakukan upaya yang terbaik untuk memberikan harga struktur yang transparan.

Arsitek mematok biaya dalam berbagai cara: per jam, lump sum, persentase dari biaya konstruksi (biasanya 10 sampai 25 persen), atau gabungan dari beberapa metode ini. Kebanyakan mereka juga memasukkan perkiraan awal dari total biaya untuk proyek tersebut. Biaya awal diperkirakan atas dasar per meter persegi. Tentu saja, biaya tersebut juga tergantung pada harga rata-rata di wilayah tersebut.

Gambar render arsitektur (Sumber: pixabay.com)

Gambar render arsitektur (Sumber: pixabay.com)

9. Kami menerjemahkan kebutuhan Anda ke dalam struktur fungsional yang indah dan juga sesuai dengan lokasi.

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan arsitekapabila ingin memastikan bahwa proyek Anda memiliki nilai estetika, utilitas, dan ekonomi. Arsitek dapat bekerja dengan berbagai lokasi yang menantang, mendengarkan kebutuhan dan keinginan Anda, dan mengungkapkannya dalam bentuk desain yang sangat unik menyesuaikan dengan Anda. Oleh karena itu, pilihlah arsitek berpengalaman sejak awal, daripada mempercayakan proyek besar kepada seseorang tanpa keahlian desain atau mencoba mengerjakannya sendiri untuk menghindari kekecewaan dan menghemat uang. Jika tidak, maka Anda mungkin harus menguras uang lebih banyak lagi untuk pekerjaan perbaikan dan bongkar pasang.

Rumah karya Randy Bens Architect (Sumber: rb-architect.com)

Rumah karya Randy Bens Architect (Sumber: rb-architect.com)

10. Kami menyertaisepanjang perjalanan Anda.

Memilih arsitek ibarat mengajak seseorang untuk menempuh perjalanan panjang bersama Anda. Perlu ada kepercayaan, empati, kesamaan visi, komunikasi yang baik, dan saling menghormati.

Sumber:

https://www.arsitag.com/article/10-hal-yang-patut-kita-ketahui-tentang-cara-kerja-arsitek

http://www.houzz.com/ideabooks/20376965/list/10-things-architects-want-you-to-know-about-what-they-do

http://www.iai-jakarta.org/?scr=05.04&selectLanguage=1

Apa sih tugas Arsitek?


Tulisan pendek ini saya buat untuk meluruskan kesalahpahaman yang sering dimiliki orang awam yang menganggap bahwa seorang Arsitek adalah seorang tukang gambar. Pada kenyataannya, dalam sebuah tim desain, seorang juru gambar (Drafter) adalah anak buah seorang Arsitek. Menggambar bukanlah pekerjaan utama seorang Arsitek, lantas apa sebenarnya pekerjaan arsitek?
Seorang Arsitek adalah seorang ahli dalam bidang desain bangunan. Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyaratkan bahwa untuk bisa menyebut diri sendiri sebagai seorang Arsitek dan bisa berprofesi sebagai Arsitek di tengah-tengah masyarakat, seseorang harus memenuhi semua persyaratan berikut: 1) Sudah menyelesaikan pendidikan formal di bidang Arsitektur, 2) Memiliki pengalaman bekerja dengan seorang Arsitek Madya atau Utama (diterangkan kemudian) atau di sebuah perusahaan desain arsitektur (sering disebut dengan Biro Konsultan Arsitektur), 3) Mengikuti program-program penataran yang diadakan IAI, dan 4) Lulus ujian Sertifikasi Keahlian Arsitek (SKA) yang diadakan IAI.
Berdasarkan keahlian dan sertifikat yang dipegangnya, seorang Arsitek dibedakan menjadi: Arsitek Pratama (junior), Arsitek Madya (menengah), dan Arsitek Utama (senior). Sertifikat yang dipegang seorang Arsitek akan menentukan bangunan-bangunan yang boleh dan tidak boleh didesain seorang Arsitek, dilihat berdasar kompleksitasnya. Sementara Arsitek Utama boleh mendesain bangunan-bangunan rumit seperti bandar udara, rumah sakit, dsb, seorang Arsitek Pratama hanya boleh mendesain rumah dan bangunan-bangunan lain yang memiliki kerumitan rendah.
Di Indonesia, pendidikan S1 Arsitektur berlangsung selama 4 tahun, dimana setelah itu seorang lulusan Arsitektur harus lebih dulu mengikuti program-program penataran yang diadakan IAI dan memiliki pengalaman kerja sebelum dapat mengikuti ujian SKA. Sementara di Amerika Serikat, pendidikan S1 Arsitektur berlangsung selama 5 tahun, dimana setelah itu lulusan Teknik Arsitektur dapat langsungmengikuti ujian SKA Amerika Serikat.
Selama kuliah S1-nya, seorang mahasiswa Arsitektur umumnya mempelajari hal-hal berikut: proporsi tubuh manusia, psikologi manusia dalam ruang, pengolahan ruang, pengolahan bentuk, dasar-dasar seni rupa, cara kerja berbagai tipe bangunan (kantor, pusat perbelanjaan, dll), dasar ilmu Struktur, dasar ilmu Utilitas Bangunan (penerapan ilmu Elektro dan Mesin dalam bangunan), dasar desain interior, dasar manajemen proyek, dan teknik menggambar.
Dengan bekal pendidikannya, pekerjaan seorang Arsitek di antaranya adalah:
1. Menata letak bangunan-bangunan yang memiliki keterikatan fungsi dalam sebuah site dan mendesain site tersebut.
2. Mengolah tata ruang sebuah bangunan
3. Menentukan konsep desain interior sebuah bangunan (termasuk perletakan furniturenya, dll).
4. Mengolah bentuk luar dan tampak sebuah bangunan.
5. Menentukan jenis dan letak sistem struktur pada bangunan.
6. Menentukan jenis dan letak instalasi listrik pada bangunan.
7. Menentukan jenis dan letak instalasi pipa air dan jalur penghawaan udara.
8. Menentukan jenis dan letak alat-alat transportasi dalam bangunan (lift, dsb).
9. Menghitung biaya konstruksi sebuah bangunan.

B. Kolaborasi Arsitek dan Insinyur Lainnya
Setelah mengetahui hal-hal yang dipelajari seorang mahasiswa Arsitektur selama perkuliahan S1 nya, kini dapat diketahui bahwa objek desain Arsitek bukan hanya rumah, sebagaimana yang sering dipahami orang awam, tapi segala macam bangunan yang terdapat aktivitas manusia di dalamnya, seperti sekolah, kampus, gedung perkantoran, hotel, apartemen, pusat perbelanjaan, stadion bola, fasilitas olahraga, bandar udara, pelabuhan, stasiun kereta api, tempat ibadah, hingga rumah sakit.
Seorang Arsitek dapat bekerja sendiri untuk melahirkan desain bangunan-bangunan yang memiliki kompleksitas sederhana. Akan tetapi, seorang Arsitek perlu bekerja sama dengan insinyur-insinyur teknik dari disiplin ilmu lainnya untuk melahirkan desain bangunan-bangunan yang memiliki kompleksitas tinggi, seperti bandar udara, rumah sakit, ataupun gedung-gedung tinggi. Dalam sebuah tim desain bangunan, umumnya seorang Arsitek bertindak sebagai Kepala Desainer (Chief Designer), dimana para insinyur teknik lain harus mengikuti desain yang sudah dibuatnya. Pada tahap Konsep Desain, Arsitek akan memperlihatkan ide-ide yang dimilikinya menyangkut bentuk bangunan, desain interiornya, sistem struktur, mekanikal, dan elektrikal untuk bangunan tersebut dalam bentuk sketsa-sketsa, gambar 2 dan 3 dimensi. Selanjutnya, dalam tahap Pengembangan Desain, Arsitek akan memberikan gambar-gambar tersebut untuk diperiksa aspek teknisnya dan dikembangkan oleh Insinyur Sipil, Elektro, Mesin, Desainer Interior, dan pakar-pakar lainnya.
Ketika mendesain sebuah bangunan yang memiliki kerumitan tinggi, adalah tidak mungkin bagi Arsitek untuk mengembangkan gambar-gambar tersebut seorang diri. Selain akan memakan terlalu banyak waktu, hal tersebut juga tidak didukung oleh bekal pendidikan Arsitek sendiri. Selama perkuliahan S1 nya, seorang mahasiswa Arsitek hanya mempelajari dasar dari ilmu Struktur dan Utilitas Bangunan. Detail masing-masing ilmu tersebut tidak dipelajari mahasiswa Arsitektur dan merupakan pelajaran mahasiswa Teknik Sipil, Elektro, dan Mesin.
Sebagai contoh, walaupun seorang Arsitek dapat mengira-ngira ukuran-ukuran tiang (biasa disebutkolom) untuk sebuah bangunan tinggi, seorang Arsitek tidak dapat mengetahui jenis beton, detail tulangan besi, ataupun mutu besi yang harus ada di dalamnya. Ini karena mahasiswa Arsitektur tidak mempelajari Mekanika Teknik, karakteristik material beton, maupun besi secara mendalam, yang merupakan pelajaran mahasiswa Teknik Sipil


Pengertian Arsitek

Arsitek adalah seseorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Arsitek berasal dari Latin architectus dan dari bahasa Yunani: “architekton” (master pembangun), arkhi (ketua) dan tekton (pembangun, tukang kayu).

Pengertian arsitek lainnya adalah orang yang memiliki keahlian dan berkecimpung di dalam ilmu dan seni perencanaan dan perancangan lingkungan binaan (artefak) seperti perencanaan dan perancangan kota, kawasan, lingkungan, lansekap, bangunan, interior, perabot dan produk.

Sedangkan arsitektur adalah seni yang dijalankan tiap individu untuk berimajinasikan diri mereka dan ilmu di dalam merancang bangunan. Secara umum, desain arsitektur adalah seni yang dijalankan individu atau kelompok untuk merancang sebuah bangunan yang dihasilkan berasal dari gagasan dan imajinasi mereka.

Banyak orang yang kurang begitu paham apa sebenarnya arsitek itu. Orang-orang hanya berpikir bahwa arsitek adalah seorang perancang bangunan, orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang dan mengawasi konstruksi bangunan yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya atau masalah sosial.

Karena sebenarnya pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

Kemampuan utama seorang bukan hanya untuk mendesain bangunan secara artistik saja, tetapi teknologi juga ikut andil dalam menciptakan permodelan untuk melihat bagaimana sebuah bangunan akan terlihat nantinya. Profesi ini juga membutuhkan beraneka kemampuan, harus bisa berpikir kreatif dan tekun dalam menangani detil desain.

Jenis-Jenis Arsitek

Sebagian orang mungkin masih awam dengan yang namanya arsitek, nah buat kamu yang sedang membutuhkan seorang arsitek maka kamu harus kenali dulu beberapa jenis dari arsitek agar tidak salah pilih dalam merancang bangunan yang kamu inginkan:

Arsitek Bidang Desain Industri

  1. Jenis arsitek ini berkonsentrasi pada tipe bangunan industri.
  2. Contoh bangunan industri disini seperti instalasi pembangkit listrik, pabrik, bendungan, jembatan, bank, gudang, bandara udara, pom bensin, laboratorium dan lainnya.
  3. Untuk jenis desain arsitektur seperti ini, seorang arsitek harus memiliki banyak pengetahuan akan struktur, apabila pada awalnya dia mengambil pendidikan ilmu struktur lalu melanjutkan ke pendidikan arsitektur maka akan sangat berguna sekali.
  4. Arsitek tipe industri mengembangkan rencana desain dengan mengacu kepada struktur bangunan dan selalu menjaga ukuran dan besaran ruang serta batasan atau peraturan lainnya yang baku.
  5. Desain yang mereka kerjakan selalu dibahas bersama dengan kontraktor yang juga ikut mempelajari dan memberikan persetujuan sehubungan dengan kegiatan teknis pelaksanaan nantinya.
  6. Desain arsitektur kemudian dijabarkan lebih detail, diteliti dan dirubah bila ada pembaharuan spesifikasi, misalkan karena ternyata akan menjadi terlalu penuh sesak, pencahayaan yang masih kurang tepat, sirkulasi dan lain-lain.
  7. Hasil desain akhir diberikan kepada kontraktor dan bila mereka sanggup maka pelaksanaan pembangunan proyek akan mulai dilaksanakan.

Arsitek Bidang Desain Komersial

  1. Arsitek bidang ini adalah jenis arsitek yang skala proyeknya mendesain bangunan tipe komersial, tempat pusat perbelanjaan (mall), gedung kantor utama sebuah perusahaan, hotel, resort, rumah sakit dan lain-lain.
  2. Mereka juga bisa mendesain sarana publik atau gedung-gedung pemerintahan.
  3. Arsitek bangunan komersial seperti ini butuh untuk menciptakan desain yang sangat mendetil dan terstruktur dikarenakan skala proyek mereka yang besar.
  4. Dari awal tahap perancangan yang masih berupa konsep harus sudah di presentasikan kepada kliennya.
  5. Masalah dan kendala yang timbul harus dicarikan pemecahan desain nya dan diterapkan pada pembaharuan perancangannya.
  6. Berbagai faktor harus sudah selesai dipertimbangkan sebelum diberikan kepada pihak kontraktor bangunan.
  7. Ada juga perusahaan jasa arsitek sekaligus merangkap sebagai kontraktor bangunan.
  8. Para arsitek pada pasar ini banyak bekerja di lapangan dan juga di kantor, mereka membuat dan mengatur jadwal pertemuan dengan orang-orang penting pengambil keputusan agar proses pengerjaan bangunan bisa berjalan lancar.
  9. Mereka bisa juga berkolaborasi dengan arsitek-arsitek lainnya karena lingkup proyek yang luas ini.

Arsitek Bidang Desain Hunian

  1. Arsitek seperti ini mengkhususkan dirinya menggarap pasar tipe hunian seperti mendesain bangunan rumah tinggal, desain rumah mewah yang megah, gedung apartemen, perumahan, condominium, flat studio, bungalow dan lain sebagainya.
  2. Tingkat kerumitan strukturnya termasuk sangat tinggi, karena untuk saat ini para pemilik rumah ingin agar bangunannya di desain dengan sangat estetis dan unik serta modern.
  3. Desain perencanaan arsitekturnya selalu di presentasikan kepada pemilik rumah dan perlu mendapat persetujuan klien.
  4. Begitu banyak peluang desain tersedia untuk jenis arsitektur di bidang yang satu ini, para arsitek dapat bereksperimen dengan berbagai bentuk dan kreatifitas desain agar bisa menciptakan karya desain yang indah.
  5. Arsitek rumah tinggal harus dapat merencanakan desain bangunan agar dapat memenuhi spesifikasi bangunan yang diminta, kemudian berkonsentrasi dengan keinginan pribadi untuk mengolah bagian lain yang bisa di perindah.
  6. Arsitek perlu mengetahui berbagai peraturan bangunan yang ada di daerahnya untuk memastikan agar desain rumah yang dibuat akan sesuai dengan ketentuan dan acuan yang berlaku.
  7. Bila sang arsitek bekerja pada sebuah biro konsultan arsitektur yang ada, maka dia bisa saja berada diantara senior arsitek dan kliennya. Desain yang dibuat harus dilaporkan dan diperiksa oleh kedua pihak tersebut.

Arsitek Bidang Desain “Green” Bangunan Hijau

  1. Arsitektur hijau adalah salah satu bidang yang sedang berkembang saat ini dikarenakan peningkatan isu-isu pemanasan global dan polusi.
  2. Biasanya mereka disebut sebagai arsitek lingkungan.
  3. Mereka mendesain dengan pendekatan ramah lingkungan, sehingga dalam desain bangunannya menghindari bentuk dan material yang dapat merusak lingkungannya.
  4. Mereka mempelajari ilmu lingkungan hidup dan membantu klien menerapkan fitur ramah lingkungan ke dalam desain bangunan mereka.
  5. Penerapan fitur ramah lingkungan ini bisa untuk desain ruang bawah tanah, panel surya, turbin kincir angin dan lain-lain.
  6. Mereka mendesain rumah tinggal dan bangunan lainnya dengan berdasarkan konsep tersebut dan kemudian menjadikannya agar tercipta suasana yang tepat untuk bangunannya.
  7. Semua bagian desain dan material yang ditambahkan maupun dihilangkan dilakukan dengan pertimbangan keselarasan dengan alam lingkungan.

Arsitek Bidang Desain Lansekap/Pertamanan

  1. Arsitek lansekap (landscape) adalah salah satu bidang yang terkini di lapangan, ilmu desain mereka berhubungan dengan lingkungan luar bangunan, kebun, taman, tanaman, tumbuhan dan lain-lain.
  2. Mereka mempelajari bagaimana mengatur dan menciptakan daerah luar yang estetis dan nyaman bagi masyarakat.
  3. Jenis arsitek lansekap ini juga mengatur pertemuan rapat dengan kontraktor lansekap pertamanan, dan menentukan jenis struktur dan membahas aspek lainnya seperti kelayakan nya bagi lingkungan dan apakah rancangan itu bisa menimbulkan dampak lingkungan atau tidak.
  4. Mereka juga berkoordinasi dengan tata perencanaan kota dan mengikuti rencana pengembangan kota yang ada.
  5. Arsitek pertamanan seperti ini juga kerap kali disewa untuk proyek pribadi. Orang-orang dengan penghasilan tinggi kerap menginginkan tata ruang luarnya tampil dengan memukau sebagai simbol status pribadi mereka dan biasanya hal ini dapat dicapai dengan melibatkan para arsitek lansekap tersebut.
  6. Mereka mempelajari ilmu teknis mengenai berbagai aspek pertamanan dan manajemen nya. menghidupkan dan memfungsikan ruang luar agar nyaman, indah dan fungsional.
  7. Sama seperti arsitek di bidang lainnya, jasa arsitek ini juga memberikan hasil desainnya kepada pelaksana pekerjaan taman tersebut dan bila disetujui maka bisa segera dilaksanakan.

Arsitek membuat desain untuk proyek-proyek baru, perubahan dan pengembangan ulang. Mereka menggunakan pengetahuan konstruksi khusus mereka dan keterampilan menggambar tingkat tinggi untuk merancang bangunan yang fungsional, aman, berkelanjutan dan estetis.

Arsitek tetap terlibat selama proses konstruksi, mengadaptasi rencana mereka sesuai dengan keterbatasan anggaran, faktor lingkungan atau kebutuhan klien. Dengan demikian, mereka beroperasi sebagai bagian dari tim proyek secara keseluruhan dan mereka bekerja sama dengan berbagai profesional konstruksi dari surveyor kuantitas untuk membangun layanan insinyur.

Tugas Dan Tanggung Jawab Arsitek

  • Menciptakan desain bangunan dan gambar yang sangat rinci baik dengan tangan dan dengan menggunakan komputer-aided design (CAD) aplikasi spesialis
  • Penghubung dengan profesional konstruksi tentang kelayakan proyek potensial
    Perencanaan bangunan, dampak lingkungan dan anggaran proyek
  • Bekerja sama dengan tim profesional lain seperti insinyur bangunan, manajer konstruksi, surveyor kuantitas dan teknologi arsitektur
  • Menulis dan penyajian laporan, proposal, aplikasi dan kontrak
  • Memilih material yang akan digunakan dan menetapkan persyaratan untuk proyek
  • Beradaptasi rencana sesuai dengan keadaan dan menyelesaikan setiap masalah yang mungkin timbul selama konstruksi
  • Memastikan proyek ini berjalan sesuai jadwal dan anggaran
  • Memainkan bagian dalam proyek dan tim manajemen

Tokoh Arsitek Terkenal Di Dunia Dengan Karya Yang Mengagumkan

Arsitektur adalah salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling menonjol dan tahan lama yang mencakup semua sejarah pembangunan umat manusia. Nah arsitek dengan rancangan yang mengagumkan di dunia sangatlah banyak. Ini artinya setiap orang mempunyai peluang yang sama untuk bisa menjadi arsitek dunia yang hebat termasuk kamu. Sebagai contoh, berikut ini merupakan tokoh arsitek yang terkenal di dunia:

  • Le Corbusier

Le Corbusie memiliki nama panjang Charles Edouard Jeanneret dan merupakan arsitek terkenal di dunia yang hebat. Selain sebagai seorang arsitek, ia juga ahli dalam teori desain modern. Karyanya sudah kondang di seluruh dunia, terutama di Eropa Tengah, berkat bangunan-bangunan padat penduduk yang berhasil didesainnya. Di masa awal kariernya, Corbusier lebih banyak mendesain villa, termasuk villa yang didirikan untuk orang tuanya, Villa Jeanneret.

Setelah itu, keahliannya berkembang dengan mendesain berbagai bangunan. Desainnya yang berjudul Domino House bahkan menjadi patokan untuk karya-karyanya selanjutnya. Karya lainnya yang berhasil ia buat antara lain Chapelle Notre Dame du Haut di Prancis (1950–1955) dan Usine Claude et Duval di Prancis (1948–1951).

  • Zaha Hadid

Seorang siswa dari arsitek terkenal “Rem Koolhaas” itulah Zaha Hadid. Sebenarnya, Zaha Hadid merupakan lulusan matematika dari Universitas Amerika, sebelum akhirnya pindah di sekolah arsitektur di London. Saat ia bekerja dengan mantan profesornya, ia bertemu dengan seorang insinyur yang akhirnya memberi dorongan penuh pada pekerjaan arsitekturnya yang masih cukup sulit baginya. Namun berkat kegigihannya mengembangkan kemampuan, akhirnya ia berhasil menjadi wanita pertama yang menjadi arsitek terkenal di dunia yang memadukan antara desain futuristik dengan kemajuan teknologi.

Zaha Hadid dipandang sebagai kekuatan tunggal dan tak tergoyahkan dalam dunia arsitektur. Dia telah berjuang melalui karirnya dengan klien dan kolaborator karena dorongan, kegigihan dan dia menjadi wanita di bidang yang didominasi laki-laki. Tapi meski mengalami kemunduran ini, dia telah menjadi arsitek wanita paling terkenal di dunia.

  • Kenzo Tange

Kenzo Tange merupakan arsitek yang berkebangsaan Jepang dan juga berhasil menjadi arsitek terkenal di dunia. Ia mulai dikenal dunia saat mendapat penghargaan dari Tatsuno Prize. Namanya semakin berkibar saat ia memenangkan sayembara untuk mengabadikan momen pengeboman Hiroshima.

Keunikan dari karyanya adalah mengangkat ide-ide universal tanpa menghilangkan seni tradisional lokal Jepang. Beberapa karya besarnya antara lain Hiroshima Peace Memorial Museum (1960), Kurashiki City Hall (1964) dan Yoyogi National Gymnasium for the 1964 Summer Olympics di Tokyo.

  • Frank Owen Gehry

Sosok arsitek berkebangsaan Kanada Amerika ini terkenal sebagai salah satu arsitek kontemporer paling berpengaruh. Dengan gaya arsitektur deconstructionist dan postmodern. Gehry sering mengeksplorasi bentuk yang tidak biasa pada rancangannya dan juga bentuk-bentuk yang radikal dan ekspresif sehingga bangunan tampak monumental. Salah satu rancangan yang paling terkenal yang ia ciptakan adalah Museum Guggenheim di Bilbao, Spanyol yang memiliki bentuk radikal dan memakai lapisan titanium.

  • Renzo Piano

Lahir di Genoa, Italia pada tahun 1937, Renzo Piano ditakdirkan untuk menjadi seorang arsitek atau setidaknya seorang kontraktor. Ayahnya, empat paman dan saudara laki-lakinya adalah semua kontraktor. Jadi wajar jika Piano masuk ke bidang konstruksi lain yg berdekatan.

Setelah lulus dari Politecnico di Milano School of Architecture, Piano bekerja di kantor Louis Khan di Philadelphia. Beberapa bangunannya yang paling terkenal adalah Centre Georges Pompidou di Paris, gedung The New York Times di New York City dan Shard London Bridge. Kini nama Renzo Piano diabadikan menjadi salah satu arsitek terkenal di dunia. Piano memenangkan Pritzker Prize pada tahun 1998 dan Medali Emas AIA di tahun 2008.

  • Santiago Calatrava

Santiago Calatrava merupakan arsitek sekaligus Insinyur yang berkebangsaan Spanyol. Tak heran jika karya-karya pertamanya banyak berada di Swiss dan Spanyol. Sebagai arsitek terkenal yang berbakat, beberapa penghargaan berhasil diraihnya. Keunggulan dari karyanya lebih dikarenakan adanya perpaduan antara kreativitas dan struktur desain terbuka seperti jembatan, bandara dan stasiun kereta api. Ia sangat jarang mendesain bangunan dengan model tertutup.

  • Richard Meier

Lulusan Universitas Cornell, Richard Meier bekerja dengan sejumlah arsitek terkenal seperti SOM dan Marcel Breuer. Pada tahun 1963, Meier mendirikan praktiknya sendiri. Di antara banyaknya proyek, tetapi yang paling terkenal adalah Museum Getty di Los Angeles, Museum Seni Kontemporer Barcelona ​​dan Balai Kota Den Haag dan Perpustakaan Pusat di Belkamu. Dia juga telah memenangkan Pritzker Prize, American Institute of Architects Gold Medal dan Royal Gold Medal dari Royal Institute of British Architects.

  • Louis Kanh

Sosok arsitek asal Amerika ini dikenal kerena menciptakan gaya arsitektur yang dianggap monumental dan monolitik. Ia dianggap sebagai salah satu arsitek yang paling berpengaruh diabad ke 20. Terkenal kerena karya-karya monumentalnya yang dengan cermat dibangun dan ajarannya, Kanh pernah mendapatkan penghargaan berupa AIA Gold Medal dan RIBA Gold Medal.

  • Sir Norman Foster

Sir Norman Foster yang lahir di Inggris sama-sama lulusan Sekolah Tinggi Arsitektur Universitas Manchester dan program Magister Arsitektur Yale University. Dia mendirikan Foster + Partners pada tahun 1967 dan pada tahun 1999, dia menjadi pemenang Pritzker Prize.

Foster + Partners telah menerima lebih dari 470 penghargaan dan kutipan untuk keunggulan dalam 45 tahun bisnis mereka, termasuk Medali Emas dari RIBA dan AIA. Beberapa karya Foster yang paling menonjol adalah St Mary Axe 30 di London, Willis Faber dan Dumas Headquarters di Ipswich dan Stadion Wembley di London.

  • Ludwig Mies van der Rohe

Sosok arsitek yang yang biasa dipanggil Mies ini lahir di Jerman pada tahun 1886. Ia merupakan pioner dari arsitektur Modern bersama Le Corbusier dan Walter Gropius. Bahkan ia dianggap sebagai Bapak dari Arsitektur Modern. Karyanya yang sangat terkenal di antaranya yaitu Barcelona Pavilion di Spanyol yang terkenal karena kesederhanaan bentuk dan penggunaan luar biasa dari bahan yang boros seperti marmer, onyx merah dan travertine.

Nah demikianlah penjelasan di atas mengenai arsitek tersebut. Ternyata, seorang arsitek tidak hanya dituntut kemampuannya menuangkan ide ke dalam bentuk gambar, namun juga harus memiliki pengetahuan dan keahlian di berbagai bidang.

Kerja keras, dedikasi, kreatifitas, hasrat untuk menambah pengetahuan dan tidak mudah putus asa harus menjadi kemampuan dasar seorang arsitek. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menginspirasi kamu juga yang ingin menjadi seorang arsitek ya…

sumber :http://www.beercannews.com/blog/pengertian-arsitek-serta-jenisnya-yang-harus-kamu-ketahui/


Pengertian Arsitek dan Arsitektur

Arsitektur adalah ilmu dan seni perencanaan dan perancangan lingkungan binaan (artefak), mulai dari lingkup makro seperti perencanaan dan perancangan kota, kawasan, lingkungan, dan lansekap. Hingga ke lingkup mikro seperti perencanaan dan perancangan bangunan, interior, perabot, dan produk. Dalam arti yang sempit, arsitektur seringkali diartikan sebagai ilmu dan seni perencanaan dan perancangan bangunan. Dalam istilah lain, istilah “arsitektur” sering juga di pergunakan untuk menggantikan istilah “hasil-hasil proses perancangan”.
arsitektur adalah seni, dan bangunan adalah salah satu karyanya
arsitektur adalah seni, dan bangunan adalah salah satu karyanya
Proyek Springhill Hotel & Office Kemayoran
karya arsitek yang sangat bermanfaat bagi orang banyak
Arsitek berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu). Jika ilmu dan seni perencanaan dan perancangan lingkungan binaan (artefak) dinamai “arsitektur”, maka orang yang mempunyai keahlian dan berkecimpung di dalam bidang tersebut dinamai “arsitek”. Jadi, arsitek adalah orang yang mempunyai keahlian dan berkecimpung di dalam seni dan ilmu perencanaan dan perancangan lingkungan binaan (artefak) seperti perencanaan dan perancangan kota, lingkungan, kawasan, lansekap, bangunan, interior, perabot, dan produk. Arti lebih umum lagi, arsitek adalah seorang perancang skema atau rencana.
arsitek adalah seorang perancang atau skema
Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol  pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongakar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati. Di dunia keprofesian arsitektur, pengetahuan teknis, manajemen, dan ilmu bisnis adalah aspek yang sangat penting disamping pengetahuan terhadap ilmu merancang itu sendiri. Seorang arsitek di sewa oleh klien untuk melakukan studi kelayakan, audit bangunan, mendesain bangunan dan struktur.
arsitek sebagai desainer bangunan
arsitek sebagai pengawas jalannya proyek

Berikut adalah pengertian arsitektur menurut beberapa ahli :

Marcus Vitruvius Pollio
Marcus Vitruvius Pollio (88 SM – 26 SM), yang kemudian di juluki sebagai “Bapak Arsitektur”. Menurut Vitruvius di dalam bukunya yang berjudul De Architectura, “Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar. Di bantu dengan penilaian karya tersebut sebagai karya seni”. Ia pun menambahkan ada tiga aspek yang harus disintesiskan dalam arsitektur yaitu firmitas(kekuatan atau konstruksi), utilitas (kegunaan atau fungsi) dan venustas (keindahan atau estetika).




Auguste Perret
Auguste Perret (1874), arsitektur adalah seni mengorganisasikan ruang (architecture is the art organizing space).






Robert Gutman
Robert Gutman (1976), arsitektur sesungguhnya merupakan kulit ketiga manusia. Arsitektur merupakan lingkungan buatan yang bukan saja menjembatani antara manusia dengan lingkungan melainkan sekaligus merupakan wahan ekspresi kultural untuk menata kehidupan jasmaniah, psikologis, dan sosial manusia.







Francis DK Ching
Francis DK Ching (1979), arsitektur membentuk suatu tautan yang mempersatukan ruang, bentuk, teknik, dan fungsi.






Amos Rappoport
Amos Rappoport(1981), arsitektur adalah ruang tempat hidup manusia, yang lebih dari sekedar fisik, tapi juga menyangkut pranata-pranata budaya dasar. Pranata ini meliputi: tata atur kehidupan sosial dan budaya masyarakat, yang diwadahi dan sekaligus mempengaruhi arasitektur.




James C. Snyder
James C. Snyder & Catanese (1981), arsitektur adalah ilmu dan seni lingkungan binaan. Arsitektur terutama berkaitan dengan lingkungan binaan dalam tiga skala: lebih kecil dari bangunan – bangunan – lebih besar dari bangunan.









JB. Mangunwijaya
JB. Mangunwijaya (1992), arsitektur sebagai vastuvidya (wastuwidya) yang berarti ilmu bangunan. Dalam pengertian wastu terhitung pula tata bumi, tata gedung, tata lalu lintas (dhara, harsya, yana)















Postingan yang mungkin anda suka !!!

Postingan Populer